December 10, 2022
11 11 11 AM
Upgrade Keilmuan S2 Manajemen Bisnis di Kampus Bisnis Terbaik
Alasan Mengapa Wajib Tahu Siklus Haid
Makanan Untuk Tipes Terbaik Yang Harus Anda Tahu – SehatQ
Ini 3 Alasan Kamu Perlu Kredit Mobil Bekas Online
9 Cara agar Rambut Tidak Mengembang, Ternyata Mudah!
Latest Post
Upgrade Keilmuan S2 Manajemen Bisnis di Kampus Bisnis Terbaik Alasan Mengapa Wajib Tahu Siklus Haid Makanan Untuk Tipes Terbaik Yang Harus Anda Tahu – SehatQ Ini 3 Alasan Kamu Perlu Kredit Mobil Bekas Online 9 Cara agar Rambut Tidak Mengembang, Ternyata Mudah!

Didakwa 11.000 Pembunuhan, Nenek 96 Tahun Mantan Petugas Nazi Berusaha Kabur dari Pengadilan

Seorang nenek berusia 96 tahun di Jerman yang merupakan mantan petugas di kamp konsentrasi Nazi ditangkap usai melarikan diri pada Kamis. Wanita itu mencoba kabur sebelum diadili atas tuduhan bersekongkol dalam aksi pembunuhan di kamp konsentrasi Nazi. Irmgard Furchner (96) rencananya akan diadili atas keterlibatannya dalam 11.000 pembunuhan.

Terdakwa ditahan oleh polisi beberapa jam setelah menghilang dari panti jompo di Kota Quickborn. Dia melarikan diri ke Hamburg. Setelah penangkapannya pada Kamis, Furchner ditempatkan dalam penahanan sementara menjelang pembukaan persidangannya.

Dia dijadwalkan hadir di pengadilan khusus di Itzehoe, satu jam perjalanan ke utara Hamburg. Dilansir , Furchner merupakan seorang stenografer dan juru ketik di kantor komandan Paul Werner Hoppe di kamp konsentrasi di Stutthof, dekat Kota yang saat ini disebut Gdansk di Polandia. Dia diduga membantu orang orang Nazi yang bertanggung jawab atas kamp tersebut dalam pembunuhan sistematis terhadap para tahanan antara Juni 1943 dan April 1945, menurut surat dakwaan.

Furchner menghadapi persidangan di Pengadilan Remaja karena dugaan pelanggaran itu terjadi saat dia masih berusia remaja. Dia adalah salah satu wanita pertama yang diadili dalam beberapa dekade karena dugaan kejahatan selama era Nazi. Menurut Kantor Pusat di Ludwigsburg, sekitar 65.000 orang tewas di kamp konsentrasi Stutthof dan subkampnya.

Pada Juli 2020, Pengadilan Regional Hamburg menghukum Bruno D, mantan penjaga di Stutthof. Saat dijatuhi hukuman, usianya menginjak 93 tahun dan mendapat masa percobaan dua tahun. Dia menghadapi pengadilan anak karena masih berusia 17 tahun pada saat bertugas di kamp itu.

Minggu depan pengadilan terhadap penjaga SS berusia 100 tahun di bekas kamp konsentrasi Nazi Sachsenhausen juga akan dimulai. Selama dua tahun sebelum perang berakhir pada 1945, Furchner disebut mengetahui rincian penting tentang apa yang terjadi di dalam kamp konsentrasi itu. Selama persidangan atasannya yakni Komandan Hoppe pada 1954, Furchner bersaksi bagaimana bosnya itu mendiktekan pesan kepadanya.

Namun dia mengaku tidak tahu menahu soal pembunuhan oleh Nazi di kamp Stutthof. Sekitar 100.000 orang ditahan di Stutthof, yang terkenal dengan kondisi yang mengerikan dan 65.000 orang diperkirakan tewas. Kamp di Stutthof memiliki kamar gas dan orang orang dibunuh menggunakan gas, disuntik dengan cairan mematikan, serta tewas akibat kelaparan.

Mereka yang terbunuh di Stutthof termasuk orang Yahudi serta orang Polandia non Yahudi dan tentara Soviet yang ditangkap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *