December 10, 2022
11 11 11 AM
Upgrade Keilmuan S2 Manajemen Bisnis di Kampus Bisnis Terbaik
Alasan Mengapa Wajib Tahu Siklus Haid
Makanan Untuk Tipes Terbaik Yang Harus Anda Tahu – SehatQ
Ini 3 Alasan Kamu Perlu Kredit Mobil Bekas Online
9 Cara agar Rambut Tidak Mengembang, Ternyata Mudah!
Latest Post
Upgrade Keilmuan S2 Manajemen Bisnis di Kampus Bisnis Terbaik Alasan Mengapa Wajib Tahu Siklus Haid Makanan Untuk Tipes Terbaik Yang Harus Anda Tahu – SehatQ Ini 3 Alasan Kamu Perlu Kredit Mobil Bekas Online 9 Cara agar Rambut Tidak Mengembang, Ternyata Mudah!

POPULER NASIONAL Jokowi Tolak Wacana Presiden 3 Periode | Kata Zulkifli soal PAN Dukung Jokowi

PT Kimia Farma Tbk membenarkan jika salah satu karyawannya sempat diamankan Densus 88 di Bekasi Utara, Jumat (10/9/2021) lalu, karena diduga terlibat aksi terorisme. Saat ini karyawan tersebut telah dijatuhi sanksi. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo.

Ia mengatakan salah satu terduga teroris dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI) berinisial S yang diamankan Densus 88 adalah karyawannya. "Dari hasil penelurusan, salah satu terduga berinisial S merupakan karyawan Kimia Farma," kata Verdi dalam keterangannya, Minggu (12/9/2021). Pihaknya tidak mentoleransi aksi radikalisme dan terorisme dalam bentuk apapun.

Termasuk di internal perusahaan sehingga mendukung aparat dalam memerangi tindakan tidak terpuji tersebut. Oleh karena itu, katanya, perusahaan langsung melakukan penelurusan untuk memastikan informasi tersebut. Dari hasil penelurusan, jika memang salah satu terduga teroris tersebut merupakan karyawan Kimia Farma.

"Karyawan yang ditangkap tersebut, saat ini perusahaan sudah memberlakukan skorsing dan pembebasan tugas sementara waktu selama menjalani pemeriksaan oleh pihak yang berwajib terhitung sejak 10 September," katanya. Menurutnya, apabila karyawan tersebut terbukti bersalah secara hukum maka akan dikenakan sanksi pelanggaran berat sesuai peraturan perusahaan yang berlaku berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan tidak hormat dan otomatis sudah tidak menjadi bagian dari perusahaan. Jika yang bersangkutan tidak terbukti bersalah atas dugaan terlibat dalam jaringan terorisme, perusahaan akan melakukan tindakan mendukung pemulihan nama baiknya.

“Kimia Farma sangat mendukung sepenuhnya upaya seluruh aparat penegak hukum guna memerangi terorisme di seluruh lingkungan perusahaan dan mendukung upaya aparat penegak hukum untuk memproses secara hukum atas tindakan yang dilakukan oleh oknum karyawan tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku," ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *